Implementasi upaya promotif kesehatan jiwa pada masyarakat desa “D” di Kabupaten Klaten

Main Article Content

Nurul Hidayah Nurul
Bayu Aji Saputra Bayu

Abstract

Permasalahan kesehatan jiwa menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia termasuk di Indonesia. Intervensi bersifat promotif di masyarakat berperan penting untuk meningkatkan kesehatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang peningkatan kesehatan jiwa pada masyarakat Desa “D” Kabupaten Klaten. Pendekatan penelitian menggunakan action research berbasis psikologi komunitas. Partisipan terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus PKK, kader jiwa, kader posyandu, pengurus karang taruna, dan anggota masyarakat umum. Intervensi ini dilakukan pada tingkat primary intervention yang artinya tindakan intervensi dilakukan pada masyarakat luas pada umumnya yaitu pada level promotif. Hasil analisis statistik non-parametrik menggunakan Wilcoxon signed-rank tests menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman yang signifikan antara pre-test dan post-test (nilai Z = -3.970; p = 0,000 (p<0,05); pre-test = 4,00; dan post-test = 7,25). Partisipan juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengenali gejala awal gangguan, dan memahami peran keluarga serta masyarakat dalam upaya promotif. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat pengaruh upaya promotif kesehatan jiwa untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran partisipan mengenai peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga kesehatan jiwa.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Implementasi upaya promotif kesehatan jiwa pada masyarakat desa “D” di Kabupaten Klaten. (2025). Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 4(2), 153-163. https://doi.org/10.69883/rhevrc89

References

Azky, W. (2019). Paradigma kesehatan mental. Unair News. https://news.unair.ac.id/2019/10/10/paradigma-kesehatan-mental/

Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Klaten. @BPS Kabupaten Klaten. https://klatenkab.bps.go.id/id/publication/2024/07/31/0c263b4e6f20adfe7f7da7be/profil-kesehatan-kabupaten-2023.html

Center for Reproductive Health, University of Queensland, & Johns Bloomberg Hopkins School of Public Health. (2022). Indonesia – National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan penelitian. Pusat Kesehatan Reproduksi. https://qcmhr.org/outputs/reports/12-i-namhs-report-bahasa-indonesia/file

Dobson, K. S., & Stuart, H. (2021). The stigma of mental illness. London: Oxford University Press.

Fuady, N.F.A., Elly, S., & Hadju, V. (2016). Pengaruh pelaksanaan discharge planning terhadap dukungan psikososial keluarga merawat pasien stroke di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Jurnal Sains dan Tehnologi Kesehatan, 6(2), 172-178. https://www.researchgate.net/publication/317690760

Gamayanti, W. (2014). Usaha bunuh diri berdasarkan teori ekologi Bronfenbrenner. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2), 204-230. https://doi.org/10.15575/psy.v1i2.478

Hasnani, F., & Mumpuni, M. (2023). Pengaruh pendampingan oleh penyintas kanker terhadap motivasi pasien kanker payudara dalam menjalani pengobatan. Jurnal Health Sains, 4(1), 90-98. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i1

Hendrawati, H., Amira, I., Maulana, I., Senjaya, S., & Rosidin, U. (2023). Peranan keluarga dan masyarakat pada ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(2), 488-496. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i2.8313

Junaidi, R., Ali, T. I. M. T. M., & Mamat, M. (2018). Mesosistem dalam novel kanak-kanak terpilih. Jurnal Pengajian Melayu (JOMAS), 29(1), 181-200. https://ejournal.um.edu.my/index.php/JPM/article/view/15370

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan tematik survei kesehatan Indonesia tahun 2023. Badan Kebijakan Pembagunan Kesehatan. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/laporan-tematik-ski/

Latipun. (2008). Psikologi konseling. Malang: UMM Press.

Lubis, N., Krisnani, H., & Fedryansyah, M. (2015). Pemahaman masyarakat mengenai gangguan jiwa dan keterbelakangan mental. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 301-444. https://www.researchgate.net/publication/320325553

Mahendra, M. L. (2023). Teori etologi dan ekologi perkembangan perspektif psikologi Islam. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 2(2), 79-86. http://journal.amorfati.id/index.php/amorti

Ningsih, Y (2018). Kesehatan mental. UINSA Surabaya.

Pakungwati, S., & Anggraeni, R. D. (2023). Menjaga kesehatan mental dalam perspektif Islam. Journal of Islamic Education Studies, 1(2), 93-101. https://doi.org/10.58569/jies.v1i2.544

Pardede, J. A. (2022). Koping keluarga tidak efektif dengan pendekatan terapi spesialis keperawatan jiwa.

Putri, A. W., Wibhawa, B., & Gutama, A. S. (2015). Kesehatan mental masyarakat Indonesia (pengetahuan, dan keterbukaan masyarakat terhadap gangguan kesehatan mental). Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2).

Putri, V. M. (2021, October 8). Kewajiban Masyarakat Menerima Edukasi Kesehatan Mental. https://doi.org/10.31219/osf.io/2rhau

Rahmawati, T., & Rahmayanti, Y. E. (2018). Hubungan dukungan keluarga dengan kejadian depresi pada remaja awal. Jurnal Asuhan Ibu dan Anak, 3(2), 47-54. file:///D:/DOWNLOADS/admin,+Journal+manager,+JAIA_2018_3(2)_art-06.pdf

Sahriana, N. I. M. (2018). Peran kader kesehatan jiwa dalam program kesehatan jiwa komunitas di masyarakat. Doctoral dissertation, Universitas Airlangga.

Suarmini, N. W. (2014). Keluarga sebagai wahana pertama dan utama pendidikan karakter anak. Jurnal Sosial Humaniora, 7(1), 118-135. https://oaji.net/articles/2017/5501-1507002003.pdf

Ulfah, E. (2021). Peran keluarga terhadap kesehatan mental remaja di masa pandemi. PSISULA: Prosiding Berkala Psikologi, 3, 14-23. http://dx.doi.org/10.30659/psisula.v3i0.18621

World Health Organization. (2020). Constitution of the World Health Organization. https://apps.who.int/gb/bd/pdf/bd47/en/constitution-en.pdf

World Health Organization. (2020). Mental disorders affect one in four people. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders

World Health Organization. (2020). Mental health: strengthening our response. https://cdn.ymaws.com/www.safestates.org/resource/resmgr/connections_lab/glossary_citation/mental_health_strengthening_.pdf

Yudiati, E. (2020). Penerimaan sosial dan dukungan keluarga terhadap peningkatan status kesehatan mental pada penderita kecemasan neurotik. Jurnal Psikologi (unpublished). https://repository.unika.ac.id/22264/

Yusrani, K. G., Aini, N., Maghfiroh, S. A., & Istanti, N. D. (2023). Tinjauan kebijakan kesehatan mental di Indonesia: Menuju pencapaian sustainable development goals dan universal health coverage. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 89-107. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.281