Hubungan perilaku self care hipertensi dengan tekanan darah penderita hipertensi di Desa Pohsangit Kidul Kota Probolinggo
Main Article Content
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hipertensi tidak dapat disembuhkan, sehingga diperlukan pengontrolan tekanan darah dengan melakukan pengendalian hipertensi seperti perawatan diri atau self care. Self care merupakan perilaku perawatan diri dan pencegahan terjadinya keparahan suatu penyakit sehingga dapat meningkatkan status kesehatan manusia. Penderita hipertensi disarankan untuk melaksanakan self care sebagai salah satu bentuk pengendalian tekanan darah yang berfokus pada bagaimana melakukan perawatan diri pada diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku self care hipertensi dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pohsangit Kidul Kota Probolinggo. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling berjumlah 67 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita hipertensi memiliki tekanan darah terkontrol sebesar 64,2% dan tidak terkontrol sebesar 35,8. Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil p value = 0,331 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self care hipertensi dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pohsangit Kidul Kota Probolinggo. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara self care hipertensi dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pohsangit Kidul Kota Probolinggo.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) agree to the following terms:
-
All articles published in JLKM are Open Access, meaning they are immediately and permanently free for anyone to read and download.
-
The journal uses the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). This license ensures that all published works remain free for non-commercial use, and protects authors from unauthorized commercial exploitation of their work.
-
Under this license, anyone is permitted to use, copy, share, adapt, remix, transform, and build upon the material in any medium or format, provided that:
-
Appropriate credit is given to the original authors and source;
-
A link to the license is provided;
-
Any changes made are indicated;
-
The use is non-commercial in nature.
-
-
Authors retain the rights to patents, trademarks, and other intellectual property, including research data.
-
Authors are entitled to proper attribution and credit for their published work.
Copyright Transfer Agreement
- PT. Lentera Kesehatan Indonesia, as the publisher of the Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM), together with the Editors and Editorial Board Members, makes every effort to ensure that no incorrect or misleading data, opinions, or statements are published in the journal. However, the content of the articles and circulars published in JLKM remains the sole responsibility of the respective authors.
- The publisher reserves the right to withdraw or retract a publication if a violation of the ethical code of conduct is identified.
How to Cite
References
Adzra, S. (2022). Gambaran Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Hipertensi pada Pasien Penderita Hipertensi: Studi Literature Review. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan (SIKONTAN), 1(2), 53-64.
Amanda, D., Martini, S. (2018). Hubungan Karakteristik dan Obesitas Sentral dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Berkala Epidemiologi, 6(1), 43-5.
Arindari, D. R., & Puspita, R. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Ariodillah. Excellent Midwifery Journal, 5(1), 94-103.
Cristanto, M., Saptiningsih, M., & Indriarini, M. Y. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Pencegahan Hipertensi pada Usia Dewasa Muda: Literature Review. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(01), 53-65.
Darussalam, M., & Warseno, A. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Pasien Hipertensi Tidak Terkontrol di Puskesmas. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas, 1(2), 72- 80.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2022). Profil Kesehatan Jawa Timur. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Dinas Kesehatan Kota Probolinggo. (2022). Profil Kesehatan Kota Probolinggo. Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.
Elvira, M., & Anggraini, N. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 8(1), 78-89.
Fahriah, K. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap terhadap Pencegahan Penyakit Hipertensi pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Melati Kuala Kapuas. Doctoral Dissertation, Universitas Islam Kalimantan Ma).
Fauziah, M. (2019). Faktor-Faktor Terjadinya Resiko Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Pancur Batu Tahun 2019. Jurnal Keperawatan Poltekes Kemenkes Medan, 13.
Gelaw, S., Yenit, M. K., & Nigatu, S. G. (2021). Self‐Care Practice and Associated Factors Among Hypertensive Patients in Debre Tabor Referral Hospital, Northwest Ethiopia, 2020. International Journal Of Hypertension, 2021(1), 3570050.
Haung, Z., Hong, S. A., Tejativaddhana, P., Puckpinyo, A., & Myint, M. N. H. A. (2020). Multiple Self-Care Behaviors and Associated Factors in Community-Dwelling Patients with Hypertension in Myanmar. Nagoya Journal Of Medical Science, 82(2), 363.
Herawati, C. L., Doddy Yumam P, M. K., & Vita Purnamasari, S. K. (2020). Hubungan Self Care dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Dusun Dowangan Gamping Sleman Yogyakarta. Doctoral Dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta.
Ilham, D., Harleni, H., & Miranda, S. R. (2019). Hubungan Status Gizi, Pola Makan (Lemak, Natrium, Kalium) dan Riwayat Keluarga dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2019. In Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 2(1).
Irwanto, F. S., Hasni, D., Anggraini, D., & Febrianto, B. Y. (2023). Hubungan Pola Konsumsi Lemak dan Sodium terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau. Scientific Journal, 2(2), 63-74.
Isnaini, N., & Lestari, I. G. (2018). Pengaruh Self Management terhadap Tekanan Darah Lansia yang Mengalami Hipertensi. Indonesian Journal For Health Sciences, 2(1), 7- 18.
Ito, S., Morimoto, T., & Kitakaze, M. (2022). Daily Self-Monitoring of Blood Pressure Decreases Systolic and Diastolic Blood Pressure in Hypertensive Participants. Heart And Vessels, 37(7), 1265-1270.
Jo, S. H., Kim, H. S., Park, K. H., Han, S. J., Kim, S. A., & Park, W. J. (2018). Self Blood
Pressure Monitoring Improves Awareness and Attainment of Target Blood Pressure Goal: Prospective Observational Study of 7,751 Patients. European Heart Journal, 34(1), 2374.
Kemenkes. (2019). Hasil Utama Riskesdas 2018 Provinsi Jawa Timur. Jakarta: Kemenkes. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Badan
Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Kumalasari, I. D., Musthofa, S. B., & Jati, S. P. (2023). Determinan Perilaku Self-Care Hipertensi pada Usia Dewasa di Asia Tenggara: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(3), 410-415.
Lail, Y., & Yudistira, S. (2021). Hubungan Pola Makan, Status Gizi, dan Tingkat Stres dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Hambawang. Jurnal Kesehatan Indonesia, 12(1), 34-39.
Lopes, S., Mesquita-Bastos, J., Garcia, C., Bertoquini, S., Ribau, V., Teixeira, M., & Ribeiro,
F. (2021). Effect of Exercise Training on Ambulatory Blood Pressure among Patients with Resistant Hypertension: A Randomized Clinical Trial. JAMA Cardiology, 6(11), 1317-1323.
Martiningsih. (2015). Hubungan Self Care dengan Derajat Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bima. Jurnal Kesehatan Prima, 2(1).
Musfirah, M., & Masriadi, M. (2019). Analisis Faktor Risiko dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Takalala Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jurnal Kesehatan Global, 2(2), 93-102.
Nopriani, Y., & Suzana, E. (2022). Edukasi Hipertensi terhadap Penatalaksanaan Diet Rendah Natrium dan Kolesterol Tahun 2022. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 1876-1880.
Novia, R., Arisman, Y., Zega, A. D. Y., & Irwanto, R. (2023). The Correlation between Adherence To A Low-Carbohydrate Diet and Decreased Blood Sugar Levels in Patients with Diabetes Mellitus Type II at Grandmed Lubuk Pakam Hospital. Jurnal Kesmas Dan Gizi (Jkg), 5(2), 253-258.
Oktaviani, Y. (2022). Partisipasi Lansia pada Program Posbindu PTM dalam Masa Pandemi COVID-19. HIGEIA (Journal Of Public Health Research And Development), 6(1).
Podungge, Y. (2020). Hubungan Umur dan Pendidikan dengan Hipertensi pada Menopause.
Gorontalo Journal Of Public Health, 3(2), 154-161.
Prang, M. F., Kaunang, W. P., & Sekeon, S. A. (2021). Hubungan antara Kebiasaan Merokok dengan Hipertensi di Kota Tomohon. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(6).
Pratama, A. S., & Darajat, A. M. (2020). Karakteristik Lansia yang Berkunjung ke Posbindu di Wilayah Kerja UPT Panghegar Kota Bandung. Idea Nursing Journal, 11(3), 1-5.
Putri, L. M., Mamesah, M. M., Iswati, I., & Sulistyana, C. S. (2023). Faktor Risiko Hipertensi pada Masyarakat Usia Dewasa & Lansia di Tambaksari Surabaya. Journal Of Health Management Research, 2(1), 1-6.
Ramadhini, A. F., Yuliantini, E., & Haya, M. (2019). Konsumsi Protein, Lemak Jenuh dan Lemak Tak Jenuh terhadap Kejadian Hipertensi pada Wanita Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 14(2), 70-75.
Riskesdas Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS).
Siwi, A. S., Irawan, D., & Susanto, A. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi. Journal Of Bionursing, 2(3), 164-166.
Smith, A. P., Overton, K., Rakotz, M., Wozniak, G., & Sanchez, E. (2023). Target: A National Initiative to Improve Blood Pressure Control. Hypertension, 80(12), 2523- 2532.
Suprayitno, E., & Damayanti, C. (2021). Self-Care Management of Hypertensive Patients in Pangarangan Viage Sumenep City District, Sumenep Regency. 47(4), 124-134.
Susanti, N., Siregar, P. A., & Falefi, R. (2020). Determinan Kejadian Hipertensi Masyarakat Pesisir Berdasarkan Kondisi Sosio Demografi dan Konsumsi Makan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(1), 43-52.
Su'ud, A. N., Murtaqib, M., & Kushariyadi, K. (2020). Hubungan Motivasi dengan Perawatan Diri Pasien Hipertensi. JKEP, 5(2), 137-149.
Soesanto, E., & Marzeli, R. (2020). Persepsi Lansia Hipertensi dan Perilaku Kesehatannya.
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(3), 244-251.
Somantri, U. W. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Jenis Kelamin dan Persepsi Gambar Kemasan Rokok dengan Perilaku Merokok. Jurnal Kesehatan, 11(1), 69-76.
WHO. (2019). World Health Statistic Report 2019. Geneva: World Health.
Wijaya, I., & Haris, H. (2020). Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan terhadap Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Towata Kabupaten Takalar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 3(1), 5-11.
Winata, I. G., Asyrofi, A., & Nurwijayanti, A. M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Self Care pada Orang Dewasa yang Mengalami Hipertensi di Puskesmas Kendal 01 Kabupaten Kendal. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 2(2), 1-8.
Yanti, D. E., Perdana, A. A., & Rina, N. O. (2020). Health Belief Model: Selfcare Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran. Jurnal Dunia Kesmas, 9(2), 192-205.