Hubungan Durasi Kerja dan Usia Pekerja dengan Perasaan Kelelahan Kerja

Main Article Content

Nadya Indah Melani Fitriana

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yang memiliki risiko terdapat kecelakaan maupun penyakit akibat kerja, salah satunya yaitu kelelahan kerja. Kelelahan kerja cenderung dapat menaikkan kecelakaan kerja sehingga dapat merugikan diri sendiri maupun instansi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara durasi kerja dan usia pekerja terhadap perasaan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi di proyek parkir elevated Kawasan TMII, Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik. Pemilihan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yang terdiri atas 120 sampel dari 120 populasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengisian kuesioner oleh masing-masing sampel. Uji yang digunakan yaitu uji Chi-square. Hasil uji Chi-square durasi kerja dengan perasaan kelelahan kerja yaitu 0,000 (< 0,05) dan usia pekerja dengan perasaan kelelahan kerja yaitu 0,000 (<0,05). Terdapat hubungan atau korelasi antara durasi kerja dan usia pekerja dengan perasaan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi proyek parkir (elevated) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Durasi Kerja dan Usia Pekerja dengan Perasaan Kelelahan Kerja. (2023). Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 2(2), 53-61. https://doi.org/10.69883/jlkm.v2i2.27

References

Akbar, Bayu, M., Kalsum,k., Mahyuni, Lestari, E.. (2015). Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja Berdasarkan Kebiasaan Sarapan pada Pekerja Kurir Pengiriman Barang JNE di Kota Medan Tahun 2015. Lingkungan dan Keselamatan Kerja, Vol. 4, No.2, 2015. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/lkk/article/view/10825

Amin, M. D., Kawatu, P. A., & Amisi, M. D. (2019). Hubungan antara Umur dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Lapangan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Bitung. eBiomedik, 7(2).

Anggorokasih, V. H., Widjasena, B., & Jayanti, S. (2019). The Relation of Physical Workload and Quality of Sleep With Fatigue of Construction Worker in PT. X City of Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 481-487. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/download/24890/22374

Asriyani, N., & Karimuna, S. R. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Kelelahan Kerja pada Pekerja PT. Kalla Kakao Industri Tahun 2017 (Doctoral dissertation, Haluoleo University).

Budiman, A., Husaini, H., & Arifin, S. (2016). Hubungan antara umur dan indeks beban kerja dengan kelelahan pada pekerja di pt. karias tabing kencana. Jurnal Berkala Kesehatan, 1(2), 121-129. https://doi.org/10.20527/jbk.v1i2.3151

Darmayanti, J. R., Handayani, P. A., & Supriyono, M. (2021, December). Hubungan Usia, Jam, dan Sikap Kerja terhadap Kelelahan Kerja Pekerja Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah. In Prosiding Seminar Nasional UNIMUS (Vol. 4).

Ervianto, W. I., & Joshua, M. (2001). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi.

Hastuti, Dyah Dewi. (2015). Hubungan Antara Lama Kerja dengan Kelelahan Pada Pekerja Konstruksi di PT. Nusa Raya Cipta Semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Kanajmi, H., Zuki, M., & Uker, D. (2017). Hubungan Umur Dan Pengalaman Kerja Dengan Kelelahan Dan Produktivitas Pemanenan Kelapa Sawit. Agroindustri, 7, 44-55. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/agroindustri/article/download/3826/2188

Khan, W. A., Mustaq, T., & Tabassum, A. (2014). Occupational health, safety and risk analysis. International Journal of Science, Environment and Technology, 3(4), 1336-1346. https://www.researchgate.net/publication/319007232_OCCUPATIONAL_HEALTH_SAFETY_AND_RISK_ANALYSIS

Nilifda, H., Nadjmir, N., & Hardisman, H. (2016). Hubungan kualitas tidur dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan dokter angkatan 2010 FK Universitas Andalas. Jurnal kesehatan andalas, 5(1). https://doi.org/10.25077/jka.v5i1.477

Nurdiawati, E., & Safira, R. A. D. (2020). Hubungan Antara Keluhan Kelelahan Subjektif, Umur dan Masa Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Pekerja. Faletehan Health Journal. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i02.106

Ramdan, I. M., & Handoko, H. N. (2016). Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Informal Di Kelurahan “X” Kota Samarinda. PERENNIAL, 12(1), 1-6.

Safrianto, Y., & Meisartika, R. (2021). Karakteristik Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Kerja Pegawai Kantor Camat Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 507-518.

Setyawati, L. (2010). Selintas Tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta: Amara Books.

Suma'mur. (2014). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Tarwaka. (2010). Ergonomi Industri. Surakarta: Harapan Offset.

Tarwaka, B. S., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Produktivitas. Surakarta: Uniba.

Utami, N. N., Riyanto, R., & Evendi, A. (2018). Hubungan antara usia dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja industri rumah tangga peleburan alumunium di desa eretan kulon kabupaten indramayu. Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 69-71. https://doi.org/10.31943/afiasi.v3i2.20

Wahyuni, I., & Dirdjo, M. M. (2020). Hubungan Kelebihan Waktu Kerja dengan Kelelahan Kerja dan Kinerja pada Perawat di Ruang Perawatan Intensif RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Borneo Studies and Research, 1(3), 1715-1724. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/991